• Karnaval Prajurit 2012

  • Karnaval Prajurit Nusantara 2012

  • Arti & Lambang

  • WEB UTAMA

  • Sambutan PH Anjungan Bali

  • Pesona Budaya Kabupaten Badung

  • Propinsi Bali

  • Sekilas Anjungan

Bali sebagai sebuah  propinsi yang menjadi bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri pada tanggal 4 Agustus 1958 dengan Denpasar sebagai Ibukota Propinsi. Propinsi Bali memiliki luas wilayah sebesar 5.632 Km2 termasuk beberapa pulau-pulau kecil seperti Nusa Penida, Nusa ceningan, Serangan dan Nusa Lembong.

Keadaan Geografis

Propinsi Bali terletak di 8°25′23″ Lintang Selatan dan 115°14′55″ Bujur Timur yang membuatnya beriklim tropis seperti bagian Indonesia yang lain. Pada bagian utara berbatasan dengan Laut Jawa, bagian selatan berbatasan dengan Samudera Hindia, bagian timur berbatasan dengan Selat Lombok dan pada bagian barat berbatasan dengan Selat Bali. Bagian terbesar dari Propinsi Bali adalah gunung dan perbukitan antara lain : Gunung Agung (3.142 m), Gunung Batukau dan Gunung Batur.

Propinsi Bali dilewati oleh beberapa aliran sungai seperti : Sungai Sumbul, Sungai Sabah, Sungai Daya, Sungai Bubuh, Sungai Balian, Sungai Pangi, Sungai Pakerisan, Sungai Petamu dan Sungai Sangsang. Beberapa danau juga terdapat di Bali seperti Danau Batur, Danau Buyan, danau Baratan, dan Danau Temblingan.

Keadaan Sosial

Pola sosial masyarakat Bali menganut sistem kekeluargaan garis keturunan ayah (patrilineal). Penduduk Asli Bali disebut dengan Bali Aga. Masyarakat Bali mayoritas merupakan pemeluk Agama Hindu dimana adat istiadat umum seperti adanya pembakaran mayat (ngaben), pembagian kerja atau pelapisan masyarakat melalui sistim kasta. Bali terkenal sebagai daerah yang memiliki jenis gamelan mulai dari yang kuno hingga gamelan baru yang merupakan hasil eksplorasi seniman-seniwati Bali yang tentunya tidak hanya digunakan sebagai pengiring pada acara-acara adat tetapi juga  sebagai instrumen keagamaan dalam Upacara Spiritual Agama Hindu di Bali.

Bahasa Indonesia dan Bahasa Bali adalah bahasa yang paling luas pemakaiannya di Bali dan sebagaimana penduduk Indonesia lainnya, sebagian besar masyarakat Bali adalah bilingual atau bahkan trilingual dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa pelebgkap terutama di daerah yang menjadi destinasi pariwisata internasional. Meskipun terdapat beberapa dialek dalam bahasa Bali, umumnya masyarakat Bali menggunakan sebentuk bahasa Bali pergaulan sebagai pilihan dalam berkomunikasi. Secara tradisi, penggunaan berbagai dialek bahasa Bali ditentukan berdasarkan sistem catur warna dalam Agama Hindu Dharma dan keanggotan klan (istilah Bali: soroh, gotra); meskipun pelaksanaan tradisi tersebut cenderung berkurang

Bali terkenal sebagai salah satu daerah penghasil hasil pertanian di Indonesia. Pertanian tradisional Bali memiliki sistem pengairan yang diatur oleh lembaga tradisional yang disebut Subak. Hasil pertanian Bali meliputi padi, jagung, kacang tanah dan kedelai. Dari sisi perkebunan, Bali menghasilkan kopra, cengkeh, karet, panilli, kapuk, tembakau, coklat dan mede.

 
Calendar Event
Last month July 2014 Next month
M T W T F S S
week 27 1 2 3 4 5 6
week 28 7 8 9 10 11 12 13
week 29 14 15 16 17 18 19 20
week 30 21 22 23 24 25 26 27
week 31 28 29 30 31
Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2
mod_vvisit_counterKemarin16
mod_vvisit_counterMinggu ini50
mod_vvisit_counterMinggu kemarin83
mod_vvisit_counterBulan ini335
mod_vvisit_counterBulan terakhir482
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung47574

Today: Jul 24, 2014
Banner
Banner