Mengunjungi Anjungan Papua T...
Propinsi Papua merupakan sal...
Papua sebagai salah satu pro...
Rumah Kariwari suku Tobati-E...
Assalamualaikum Wr. Wb dan S...
MAMBRI PAHLAWAN Taman Mini ...

Propinsi Papua merupakan salah satu propinsi yang menjadi bagian dari wilayah Republik Indonesia. Dimana terletak di bagian paling timur wilayah Indonesia dan berbatasan langsung dengan Negara Papua New Guinea. Sebagai sebuah wilayah yang berdaulat, Propinsi Papua memiliki luas wilayah sekitar 420.540 km2. Wilayah Papua merupakan sebuah wilayah yang memiliki banyak potensi serta kekayaan alam yang melimpah.
Pada masa dahulu, Propinsi Papua lama mencakup seluruh wilayah di Pulau Irian Jaya bagian barat sehingga sering dikenal dengan sebutan Papua Barat terutama oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai gerakan separatis yang melakukan perlawanan dan ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sejarah mencatat, pada periode Kolonialisme Belanda, wilayah Papua dikenal dengan sebutan Nugini Belanda yang di dalam bahasa Belanda di sebut Nederlands Nieuw-Guinea. Sedangkan setelah masa kemerdekaan dan pasca Operasi TRIKORA untuk merebut Irian Barat dari Belanda serta Hasil dari Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) tahun 1969, wilayah ini dikenal dengan nama Propinsi Irian Barat hingga tahun 1973.
Nama Irian Barat kemudian berganti menjadi Irian Jaya pada masa Orde Baru oleh Presiden Soeharto saat meresmikan tambang tembaga dan emas milik PT Freeport Indonesia. Irian Jaya sendiri merupakan sebuah singkatan dari ”Ikut Republik Indonesia Anti-Nederlands" . Nama Irian Jaya dipergunakan hingga tahun 2001. Sekitar tahun ini, Propinsi ini berganti menjadi Propinsi Papua berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otonomi Khusus Papua.
Pada tahun 2003, Pemerintah Republik Indonesia memekarkan Propinsi Papua menjadi 2 (dua) yaitu :
Secara geografis kewilayahan, Propinsi Papua berbatasan dengan wilayah di sekitarnya. Adapun batas-batas wilayah Propinsi Papua meliputi :
Secara administratif, Pemerintah Propinsi Papua membawahi 278(dua puluh delapan) Kabupaten dan 1 (satu) Kota (Ibukota). Adapun Kabupaten/Kota di Propinsi Papua meliputi :
Kelompok Suku Asli Papua terdiri dari 255 Suku yang memiliki bahasa masing-masing. Suku-suku tersebut diantaranya masih banyak yang terisolasi dan belum tersentuh oleh peradaban luar. Beberapa suku-suku di Papua yang telah dikenali antara lain :
Sumber Daya Alam
Propinsi ini memiliki kekayaan alam yang besar. Dimana sektor pertambangannya mampu memberikan kontribusi lebih dari 50% perekonomian Papua. Sektor Pertambangan unggulan propinsi ini adalah tembaga, minyak, gas, dan emas. Menurut penelitian, total kekayaan alam pertambangan Papua terdiri dari 2,5 Miliar ton batuan biji emas dan tembaga; 6,3 Juta ton Batu Bara, 190,000 ha areal penghasil Batu Gamping, 21,5 Juta ton Pasir Kuarsa, Batu Marmer sebesar 350 Juta ton dan lain sebagainya.
Potensi Hutan Cendrawasih
Sekitar 90% dari daratan Papua merupakan kawasan hutan. Dimana luas wilayah hutan di Papua mencapai 31.079.185,77 ha yang terdiri atas :
Potensi Perkebunan Papua
Di sektor perkebunan, Papua memiliki lebih kurang sekitar 5.459.225 ha lahan yang ada. Dimana sekitar 160.547 ha sudah dimanfaatkan untuk perkebunan rakyat maupun perkebunan besar dengan komoditas unggulan yang terdiri dari :